Tampilkan postingan dengan label Jendela kamar yang mengantuk sudah terbuka kembali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jendela kamar yang mengantuk sudah terbuka kembali. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Agustus 2012

SKETCH

Jendela kamar yang mengantuk sudah terbuka kembali. Kabut masih mengambang di pucuk-pucuk daunan, seperti gadis jelita yang bertahun-tahun tertidur, hingga lambat-laun sinar matahari mengecupnya dan mengajaknya turun. 

Aku pun bergegas mengemas langkah bak prajurit dalam perang pertama, menapaki hamparan kerikil yang setajam serpihan mortir, jalan-jalan berlubang yang mirip bekas ledakan, sawah-s
awah yang segersang medan gurun Timur Tengah, api yang berkobar membumi-hanguskan semak kering di pinggiran jalan.

Selamat pagi. Entah sudah berapa hari kemarau menyumbat hujan di awan-awan. Tapi hari-hari yang telanjang harus tetap diberi pakaian. untuk tetap dapat merasakan hidup. perubahan